Buscador
Image Hosted by Moglik.com
Juego Drag Racer v3

PMI manado For Cancer



Video kesaksian seorang suster di Klinik Estella Rumah Sakit Umum Prof Kandou ditampilkan di dua layar lebar di samping kiri dan kanan panggung utama, Ball Room Hotel Arya Duta Manado, tadi malam. Lampu dipadamkan, sehingga video itu sangat nampak. Sejumlah anak didampingi tiga suster tampil dalam video itu. Seorang suster mengungkapkan bagaimana penderitaan anak-anak kanker tersebut, apalagi ketika membutuhkan darah tapi stok darah tak ada. "Ketika stok darah habis di bank darah maupun PMI, terpaksa kami menyumbangkan darah kami sendiri. Tapi kami tidak selamanya boleh mendonorkan darah," kata seorang suster. Kebanyakan yang butuh darah, kata suster itu, adalah anak-anak penderita leukemia atau kanker darah. Usai kesaksian suster itu, slide video dengan judul "Bagaimana dengan Mereka?" tersebut menampilkan juga gambar-gambar anak-anak yang kelaparan, menderita sakit tak mendapat perawatan, anak-anak korban bencana, dll. Usai penampilan video "Bagaimana dengan Mereka?" tersebut, dilanjutkan dengan 'tantangan' untuk menyumbang dari para hadirin. Panitia telah menyebarkan kupon untuk diisi dengan angka jumlah sumbangan. Yang pertama dibacakan master of ceremony (MC) adalah BNI sejumlah Rp10 juta. Kemudian Wali Kota menyumbang Rp15 juta. Kemudian pengusaha sekaligus pemilik IT Centre Jimmy Asiku menyumbang Rp88 juta, sumbangan pribadi gabungan pimpinan SKPD Pemkot Manado sejumlah Rp75 juta, dari Gracia Lumentut (putri Wali Kota Lumentut) Rp7,5 juta, Ny Seila Mangindaan-Kudati Rp5 juta, Ketua PMI Sulut James Karinda Rp5 juta, dll. Penatua Pemuda Sinode GMIM Billy Lombok menyumbangkan Rp1 juta. "Ini hanya pribadi. Dan nanti setiap LKPG (Latihan Kepemimpinan Pemuda Gereja), pemuda akan mendonorkan darah," kata Billy. Setelah ditotal, sumbangan uang yang terkumpul malam itu tercatat sebanyak Rp252 juta. "Nantinya juga 8.000-an pegawai di Pemkot Manado akan dijadwalkan mendonorkan darah," kata Wali Kota. Ketua PMI Prof Paula Lumentut-Runtuwene mengatakan, PMI Manado saat ini supaya memberikan perhatian bagi para penderita kanker darah ini agar mereka juga mendapatkan supply darah. "Sampai saat ini memang masih ada kekurangan stok darah di bank darah maupun PMI," kata Runtuwene. Charity Night yang dirangkaikan dengan kegiatan "Malam Baku Dapa dengan Wali Kota" itu, hadirin yang sebagian besar pengusaha dan perbankan berdialog terbuka dengan wali kota. Banyak hal yang didiskusikan, seperti pemanfaatan TKB di Pusat Kota, pengurusan IMB, keamanan wilayah, hingga kewajiban membayar untuk mendapatkan darah di PMI. "Bagaimana jaminan pemerintah terhadap investor, khususnya mendapatkan IMB," kata Jimmy Asiku. Jika IMB-nya sesuai prosedur, pemerintah menjamin keamanan. Jika tidak sesuai akan ditinjau kembali," jawab Wali Kota. "Yang paling penting adalah sinergitas seluruh elemen masyarakat di Manado," timpal James Karinda.(***) Sumber : http://www.manadopost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=108995
PMI manado For Cancer PMI manado For Cancer PMI manado For Cancer
PMI manado For Cancer
Tags: 4 ,Testimoni1 2012-02-06T01:54:41.000Z
Relacionados:
SEBUAH KISAH DARI PASIEN HIV Manado Pe Cerita Manado Chilli ala Chef Freed

Compartir Facebook Meneame Google Bookmark delicio.us MySpace Digg Technorati TwitThis LinkedIn Mixx
Link:

Link HTML:

Link FORO:

HTML Thumbnails:

Foro con Imagenes:


Privacidad - valid - Moglik - Hosting de imagenes